Mengapa bimbel atau bimbingan studi tetap dibutuhkan disaat anak sudah beroleh pelajaran di sekolah atau kampus? Supaya tidak menimbulkan kebingungan dan salah kaprah dari para orang tua, kita harus paham pengertian bimbel, tujuannya dan apa keuntungan yang dapat didapat.

Beberapa pakar sudah merumuskan pengertian bimbel dan konseling. Ada perbedaan pendapat pada satu pakar bersama yang lainnya. Berikut dua definisi bimbel yang berbeda:

 

  1. Bimbingan adalah bantuan yang diberikan kepada individu untuk memberikan pemahaman dan pengarahan yang dibutuhkan untuk melakukan penyesuaian diri secara maksimal di lingkungan keluarga, sekolah dan masyarakat.
  2. Bimbingan adalah bantuan terhadap siswa agar menemukan pribadi, lebih mengenal lingkungannya dan bisa membuat rencana masa depan.

 

Dari dua pengertian bimbel yang dijelaskan di atas, bisa diartikan bahwa bimbingan belajar merupakan sebuah sistem dukungan kepada individu tanpa ada paksaan dan juga direncanakan secara sistematis. Bantuan ini diberikan sehingga individu berikut lebih jelas dirinya, sesudah itu bisa mengarahkan dirinya untuk mencapai kebahagiaan pribadi.

 

Mau lolos seleksi di UI ? ikuti saja program bimbel masuk UI nya di : https://bimbelakademiui.com

 

Tujuan Bimbingan Belajar

 

Di sekolah, anak sebetulnya sudah meniti sistem bimbingan pendidikan. Tujuan berasal dari bimbingan belajar pun sebetulnya serupa seperti target yang dambakan dicapai oleh sekolah. Tetapi ada perbedaan di antara keduanya, yaitu model aktivitas yang dilakukan.

Proses belajar mengajar di sekolah biasanya utamakan terhadap usaha-usaha kognitif, afektif dan psikomorik. Sedangkan didalam sistem bimbingan belajar, anak dapat dibina untuk mengembangkan pribadinya dan sosial psikologi berdasarkan terhadap apa yang tengah dihadapi oleh anak itu sendiri. Untuk mengatasi hal tersebut, orang tua memerlukan dukungan tenaga pendidik profesional atau guru pembimbing.

Proses bimbingan di sekolah tentu dapat terintegrasi bersama dengan mata pelajaran, agar lebih artinya sesuai kebutuhan anak dan masyarakat. Di sinilah anak dapat mengembangkan potensi diri dan potensi lingkungan, agar di dia bisa memicu rencana untuk melanjutkan ke jenjang pendidikan yang lebih tinggi. Tetapi bersama dengan dibina oleh guru pembimbing, maka anak bisa memperoleh service yang tepat untuk jadi mengembangkan dirinya.

Perlu dimengerti bahwa sistem belajar anak tidak bisa diamati secara langsung dikarenakan merupakan sistem internal yang hanya bisa dimengerti oleh guru.

 

Keuntungan Bimbingan Belajar

 

Dewa Ketut Sukardi mengatakan ada dua faktor yang bisa memicu anak mengalami susah belajar yaitu endogen dan eksogen. Faktor endogen adalah faktor yang singgah berasal dari didalam diri anak sendiri, bisa berbentuk hambatan biologis yang berbentuk kejasmanian atau faktor fisiologis yang berbentuk kejiwaan.

Sedangkan faktor eksogen adalah faktor hambatan yang keluar berasal dari luar seperti berasal dari lingkungan keluarga, sekolah maupun masyarakat.

Dengan hadirnya bimbingan belajar didalam sistem pendidikan, maka diinginkan bisa menunjang menunjang usaha-usaha anak menuju ke arah kemajuan dan tercapainya pendidikan di sekolah, terlebih didalam sistem belajar mengajar yang tengah dilaksanakan oleh anak.