Beberapa Tipe Kolam Untuk Pembenihan Ikan Nila

Dalam pembenihan ikan nila salah satunya hal yang perlu disiapkan ialah kolam ada banyak tipe kolam yang perlu disiapkan berikut beberapa kolam untuk proses pembenihan ikan nila.

Kolam Perawatan Indukan

Kolam ini dipakai untuk memiara indukan jantan dan betina. ikan jantan dan betina harus di taruh yang lain. Sehingga diperlukan minimal dua kolam perawatan induk.
Kolam tak perlu terlampau luas, namun harus cukup dalam untuk ikan dewasa, sekitaran 100 – 140cm.

Kolam Pemijahan

Kolam pemijahan dipakai untuk memasangkan induk jantan dan betina. Tipe kontruksi kolam pemijahan ikan nila seharusnya dengan lantai dasar tanah dasar kolam di melengkapi dengan genangan -kunbangan atau kemalir

Kolam Perawatan Larva

Kolam ini dipakai untuk memiara larva ikan yang baru menetas. type kolam yang dipakai dapat bak semen, kolam tanah atau hapa. Hapa sebagai jaringan yang lembut seperti kelambu yang dibuat mengapung di atas kolam. Sama seperti jaringan apung di danau, tetapi ukuran kecil. Hapa dapat ditempatkan di kolam pemijahan.

Budi Daya Nila Harus Gunakan Pakan Alami, Kenapa ?

Pakan alami bukan hanya pengembangan. Keuntungan dan keungulan dari pakan alami menyadarkan pemberbudidaya untuk selekasnya tinggalkan langkah lama, yakni memakai pakan pelet untuk ikan.

Imbas Positif dari pakan alami bukan hanya materi, tapi memberi sudut pandang baru untuk pemberbudidaya untuk membudidayakan ikan yang bukan hanya fokus pada keuntungan, tetapi sekaligus juga melestarikan lingkungan.

Pemakaian pakan alami dalam budi daya ikan nila tidak langsung muncul sebagai pengembangan yang sanggup pecahkan permasalahan dalam usaha budi daya ikan nila.

Ide dari pemakaian pakan alami ini lahir dari kekhawatiran dan keperluan akan pakan alami yang sejauh ini sudah membuat pemberbudidaya harus mengakolasikan ongkos pakan yang besar pembelian pelet.

Tetapi, sebetulnya pelet bukan satu – satunya pakan yang bisa dipakai untuk nila. Bahkan juga, banyak yang “terbuai” dengan pelet dan lupakan pakan sebetulnya dari dalam kehidupan alami.

Penggunaan pakan alami bisa dibuktikan memberi keuntungan yang lebih baik dibanding dengan pemakaian pelet yang sejauh ini dipakai oleh pemberbudidaya ikan nila. Segi positif yang lain, keuntungan penggunaan pakan alami juga dapat dirasa oleh sekitar lingkungan.

Baca Juga : cara budidaya nila di kolam terpal

Langkah Panen Ikan Nila Secara Total Dan Bertahap

Panen sebagai saat yang sagat ditunggukan oleh beberapa pemberbudidaya ikan nila. Masalahnya beberapa pemberbudidaya dapat menginginkan untung dar budidaya pembesaran ikan nila ini.

Waktu pemanenan pada tiap mekanisme budidaya tak pernah sama. Waktu panen umumnya bergantung dari kebutuhan pasar. Waktu panen ikan nila untuk pasar lokal dan waktu panen untuk kepentingan export atau industri tentu berlainan.

Pemenenan ikan nila umumnya dilaksanakan dengan panen keseluruhan. Tetapi, beberapa petani lakukan panen beberapa karena argumen tertentu. Misalkan karena perkembangan ikan berbeda karena itu dilaksanakan panen beberapa. berikut pembahasan mengenai langkah memetik ikan nila secara keseluruhan dan lain-lain.

# Panen Keseluruhan

Panen keseluruhan dilaksanakan dengan keringkan kolam , hinga tinggi air tinggal 10 cm. Petak pemanen atau petak penangkapan dibikin selebar 1 m2 di muka pintu pengeluaran ( monnik), sehingga mempermudah dalam penangkapan ikan.

# Panen Beberapa

Panen beberapa disebut panen selective. aktivitas yang sudah dilakukan dalam panen beberapa ialah tanpa pengeringan kolam. Ikan yang hendak di panen diputuskan sama ukuran tertentu.

Panen dilaksanakan dengan memakai waring yang diatasnya sudah diberi umpan (dadak). Ikan yang tidak dipilih (umumnya cedera karena jala) saat sebelum dibalikkan ke kolam seharusnya di pisah dan diberi obat dengan larutan malachite gree 0,5-10 ppm sepanjang 1jam.

Cara pemanenan sebetulnya simpel saja,Beberapa hal yangperlu dilaksanakan ialah menghindar ikan nila yang cedera dan menghindar ikan nila depresi bila inggin dipasarkan pada kondisi hiduo dan fresh.