Campak merupakan salah satu penyakit yang sering dialami oleh bayi. Campak adalah infeksi virus bernama Rubeolla yang sering ditandai dengan adanya ruam pada sekujur tubuh. Kemunculan campak pada bayi biasanya ditandai dengan sakit tenggorokan, bersin-bersin dan batuk sebelumnya.

Bayi yang tak sempat mendapatkan vaksinasi campak juga lebih rentan terkena penyakit ini. Asupan vitamin A yang minim juga menjadi penyebab menurunnya daya tahan tubuh bayi sehingga sangat rentan terinfeksi virus Rubeolla penyebab campak.

Cara penularan campak

Campak pada anak umumnya menular melalui saluran pernafasan, penularan terjadi ketika penderita bersin atau batuk. Selain itu, penularan penyakit campak pada anak atau bayi juga bisa terjadi akibat tetesan droplet yang menempel pada tangan yang kemudian tangan tersebut menyentuh mulut, hidung atau mata.

Cara mengatasi penyakit campak

Campak yang dialami anak bayi umumnya bisa diatasi dengan cara meningkatkan imunitas atau daya tahan tubuh dengan optimal. Untuk meningkatkan daya tahan tubuh bayi bisa dilakukan dengan cara :

1. Perbanyak asupan vitamin A

World Health Organization atau WHO menyarankan pemberian vitamin A pada bayi yang terkena campak, karena bisa meredakan gejala, mempercepat proses penyembuhan, serta memperkecil risiko komplikasi.

2. Terapi uap

Munculnya penyakit lain yang menyertai gejala campak sangat mungkin terjadi, seperti keluhan pilek misalnya. Dan jika pilek tersebut dibiarkan maka akan sangat mengganggu kenyamanan bayi.

Ada cara yang sangat efektif untuk mengatasi pilek tersebut bisa dengan cara melakukan terapi uap. Dengan terapi uap, pilek pada si kecil bisa diatasi sehingga si kecil kembali merasa nyaman dan tak tersiksa saat bernafas.

3. Perbanyak asupan cairan

Ketika bayi menunjukkan gejala campak maka sebaiknya beri banyak cairan agar terhindar dari dehidrasi. Minum air putih juga menjadi pilihan untuk melegakan tenggorokan pada bayi.

4. Vaksinasi

Suntikan serum globulin imun pada bayi yang diberikan oleh dokter sebagai langkah vaksinasi setelah 6 hari terdiagnosa mengidap penyakit campak bisa menjadi jalan terbaik untuk mengatasi penyakit tersebut.

Cara-cara di atas bisa dilakukan jika bayi belum mendapatkan MMR atau vaksin untuk penyakit rubella, gondongan dan campak. Pengobatan yang efektif bisa dilakukan pada awal inkubasi, jadi sebaiknya segera bawa anak ke dokter paling tidak 3 hari sesudah gejala campak muncul dan jangan menunggu lebih lama.

Informasi seputar kesehatan

Bagi anda yang ingin mendapatkan informasi lebih banyak seputar kesehatan, parenting dan sebagainya, anda bisa mengunjungi orami.co.id

Anda bisa memperoleh banyak sekali informasi yang sangat bermanfaat tentang bagaimana merawat si kecil, dan berbagai tips lain mulai dari info seputar kehamilan, cara mendidik anak hingga berbagai informasi kesehatan lain termasuk penyakit campak.