Pada pengajuan sebagai pelanggan baru pihak PAM akan meminta kepada pelanggan untuk mengisi form isian dimana salah satunya adalah berapa banyak kebutuhan air yang akan dipakai per harinya. Form isian yang benar biasanya ada banyak data pendukung lain yang diminta untuk menghitung berapa ukuran meter yang tepat untuk dipasang di property pelanggan.

Apabila dimensi Water meter br terlalu kecil sementara permintaan air banyak melebihi debit maximum meter maka meter air akan mudah aus sehingga meter menjadi tidak akurat. Sebaliknya apabila dimensi meter terlalu besar dan pemakaian dibawah debit minimum, apalagi pelanggan mempunyai storage tank yang cukup besar untuk menampung air sehingga seluruh pemakaian air pelanggan diambil dari tank dan pelanggan bisa mengatur flow air yang keluar dari meter sehingga dibawah debit minimum akibatnya adalah meter air tidak mencatat air yang keluar.

Biasanya ini terjadi pada pelanggan besar atau Key Account. Misalnya pada industri atau pabrik dengan jumlah karyawan besar kemudian karena satu dan lain hal mengalami kebangkrutan sehingga pabrik tutup dan pemakaian air hanya untuk keperluan MCK saja.

Untuk mengatasi hal ini sebenarnya bisa digunakan meter air kombinasi yaitu 2 buah meter air besar dan kecil yang digabung menjadi satu sehingga pada flow besar air masuk ke meter besar jika flow kecil air masuk ke meter kecil. Pencatatan meter kombinasi dengan menjumlahkan pemakaian kubikasi dari kedua meter tersebut.

Alternatif lain adalah dengan up-sizing apabila meter terlalu kecil dan down-sizing jika meter terlalu besar, hanya perlu hati-hati untuk melakukan ini karena perhitungan yang tidak cermat hanya akan menimbulkan komplain pelanggan.