Penyebab dan Tanda Rahim Terbalik | Popmama.comBeberapa wanita yang ada di dunia ini bisa saja mempunyai Rahim yang abnormal atau rahim terbalik. Jika mengalami kondisi yang satu ini tentu saja Anda butuh perhatian yang lebih apalagi jika Anda sedang dalam rencana hamil.

 

Apa Itu Rahim Terbalik?

Rahim terbalik ini di dalam dunia kesehatan memiliki istilah lain yaitu rahing miring, retrofleksi, dan berujung. Posisi pada Rahim yang terbalik ini miring ke belakang dan bukan ke depan, jadi posisinya ini lebih mengarah ke tulang belakang padahal seharusnya Rahim ini mengarah ke perut.

Kondisi yang stau ini ternyaa cukup umum terjadi karena 1 dari 5 wanita ada yang mengalami hal ini. Mungkin beberapa dari Anda tidak menyadari hal ini.

 

Gejala Rahim Terbalik

Walaupun gejala dari Rahim terbalik ini terjadi terdapat kemungkinan jika wanita ini tidak sadar dengan kondisi ini karena memang tidak akan menimbulkan masalah. Tapi bagi Anda yang mengalami salah satu penyakit yag ada di sistem reproduksi wanita misalnya endometriosis mungkin Anda ini bisa merasakan gejala dari Rahim terbalik ini, berikut beberapa gejalanya:

  • Rasa sakit ketika melakukan hubungan seks
  • Nyeri haid atau bisa juga kram
  • Sakit pinggang ketika melakukan hubungan seks
  • Infeksi saluran kemih yang ┬áberulang
  • Merasa tidak nyamanan ketika menggunakan tampon

Jika mengalami beberapa gejala di atas konsultasikan lagi dengan dokter terkait gejala atau tandanya karena di beberapa orang punya kondisi tubuh yang beda. Jika Anda merasa panggul Anda nyeri segera datang ke dokter

 

Penyebab Rahim Terbalik

Rahim atau uterus ini adalah organ yang sangat penting didalam reproduksi wanita, bentuknya ini secara umum terlihat seperti buah pir. Posisinya ada di bagian panggul bawah. Ini dia beberapa penyebab yang bisa membuat kondisi Rahim terbalik di wanita.

  • Kondisi alami

Biasanta Rahim ini bergerak alami menghadap ke bagian perut atau ke depan di saat perkembangan masa remaja hingga usia yang dewasa. Tapi tidak menutup kemungkinan juga jika kondisi yang satu ini teradi dan membuat Rahim tetap miring ke belakang. Mungkin ada juga wanita yang memang sduah mengalami hal ini dari mereka lahir.

  • Terjadi perlengketan

Perlenketan dirahim ini terjadi saat jaringan parut yang ada di Rahim ini mengalami adhesi atau menempel dengan organ yang posisinya ada di sekitar Rahim. Kondisi yang satu ini bisa saja terjadi jika pernah melakuakn operasi panggun dam membuat Rahim menjadi tertarik.

  • Endometriosis

Endometrium ini merupakan lapisan yang paling dalam di Rahim yang memiliki peraan dalam siklus menstruasi dan kehamilan. Lapisan yang satu ini bisa mengalami pertumbuhan sel endometrium di bagian luar Rahim, kemudian sel tersebutlah yang membuat Rahim jadi menempel ke struktur panggil lainnya.

  • Fibroid Rahim

Kondisi yang satu ini biasanya terjadi karena ada miom atau miom jinak yang sifatnya bikan kanker. Sel otot Rahim in tumbuh secara tidak normal dan membuat Rahim jadi sangat rentan untuk miring ke bagian belakang.

  • Otot panggul melemah

Jaringan ikat ii adalahh ligament yang punya peran untu bisa menopang Rahim. Di masa kehamilan ligament juga meregang dengan berlebihan dan bisa menjadi salah satu penyebab Rahim terbalik. Banyak sekali kasus posisi Rahim ini jadi terbalik karena. Bukan hanya melahirkan saja Rahim yang retrofleksi ini bisa terjadi karena otot panggul lemah saat menopause.