Tagihan listrik kerap membuat ibu rumah tangga mengalami olahraga jantung setiap bulan. Takut tagihan listrik bulan ini tiba-tiba membengkak. Jika demikian, alamat kualitas menu makan anak harus diturunkan. Jujur saja, sebenarnya tagihan listrik rumah tangga bukan hanya karena tarif dasar listrik (TDL) yang nyaris tak pernah diturunkan.

Selain itu, kita juga perlu mewaspadai berbagai kesalahan yang menyebabkan terjadinya pemborosan listrik. Oleh karena itu, hal pertama yang harus dilakukan dalam setiap rumah tangga adalah menghemat listrik. Yuk, simak beberapa trik dan perhitungan penggunaan listrik di bawah ini:

1. Kontrol cahaya dapat menghemat listrik hingga 60 persen

Penggunaan lampu merupakan pemborosan yang signifikan dalam skala rumah tangga. Orang sering mengabaikan penggunaan lampu karena merasa watt-nya tidak terlalu besar. Padahal, jika pemborosan dilakukan dalam waktu lama, penumpukannya juga akan banyak. Mari coba berhemat dengan beberapa cara:

a. Ganti lampu TL pijar dengan LED

Lampu LED biasanya memiliki tingkat kecerahan tertentu. Teknisi listrik memberikan formula bahwa setiap kamar cadangan membutuhkan lampu LED 1 watt. Jadi untuk kamar tidur dengan ukuran 3X3 = 9 m2, berarti kebutuhan listriknya sekitar 9-10 watt. Cukup cerah. Untuk dapur bisa menggunakan lampu 5 watt, kamar mandi 3 watt, ruang tamu 2X10 watt, lampu patio 5 watt.

Oya, teknisi listrik menganjurkan Anda untuk memilih merk lampu LED yang memiliki kepercayaan diri yang cukup baik, daripada membeli barang yang murah tapi hanya sedikit lebih lama.

b. Menggunakan lampu ganda

Selain lampu arus 10 watt, sediakan lampu 1-3 watt untuk penerangan ruangan yang bisa anda pasang saat tidur. Kecuali ruang tamu. Untuk keperluan itu, tentunya Anda perlu membuat sakelar baru atau membeli sakelar tarik.

c. Jika memungkinkan, matikan minimal 2 lampu yang tidak perlu antara jam 5 sore dan 8 malam

Selain itu, jangan sampai lampu bersinar di siang hari dan maksimalkan cahaya matahari sebagai penerangan utama. Percaya atau tidak, dengan cara ekonomis seperti di atas, harga lampu yang tadinya mencapai Rp 176 ribu bisa dipotong hingga kisaran Rp 60 ribu hingga Rp 70 ribu. Ini bukan main-main. Coba hitung, penghematan bisa lebih dari 60 persen!

2. Cabut Steker Rice Cooker, Hemat Listrik Rp 34 ribu perbulan

Tahukah Anda bahwa salah satu penyebab terjadinya limbah lilstik adalah penggunaan rice stove? Mungkin Anda punya alasan ingin nasi selalu hangat. Tetapi mari kita hitung perhitungan ini: Jika dalam satu hari rice stove bisa bertahan 10 jam, dan berlangsung sehari selama sebulan, konsumsi listriknya adalah: 77 W x 10 jam / hari x 30 hari / bulan = 23,1 kWh per bulan.

Artinya, untuk menggunakan rice stove dibutuhkan sekitar Rp 34 ribu. Usahakan jika Anda tidak menyimpan nasi hangat terus-menerus, jumlahnya bisa menghemat. Pendekatan ini merupakan kalkulasi ala Kepala Divisi Niaga PLN Benny Marbun, yang masuk dalam catatan pribadi. Pada suatu kesempatan, ia melakukan penelitian sederhana terhadap sebuah rumah dengan daya 1.300 VA.

Rumah menggunakan peralatan listrik, antara lain 2 tabung televisi, rice stove 350 W / 77 W, lemari es 150 W, lemari es 150 W, setrika 300 W, dispenser 350 W, pompa air 150 W, 4 lampu per 12 W. serta kipas angin. Untuk penggunaan rice stove, Benny menyarankan konsumen hanya menggunakan termos nasi. Jika ingin makan nasi hangat, kukus dulu sebelum makan. Bayangkan, hanya dengan kerepotan kecil itu, Anda bisa menghemat puluhan ribu rupiah.

3. Laptop Menghemat Daya Berkali-Kali Dibandingkan PC

Jika masih menggunakan CPU lama, sebaiknya segera menggantinya dengan komputer portabel alias laptop. Sekadar gambaran, penggunaan CPU komputer bisa menyedot listrik hingga 400 watt. Padahal laptop hanya membutuhkan daya 25 watt.

Baca selengkapnya mengenai dunia elektrik di wiraelectrical dengan nama url lengkapnya di https://wiraelectrical.com.

Toh, banyak merk laptop yang saat ini laris manis dengan harga ekonomis. Anda mungkin mempertimbangkan merek yang memiliki pemutus arus pengisian otomatis. Sistem ini memastikan bahwa baterai laptop Anda tidak cepat rusak meskipun kabel disambungkan ke listrik selama beberapa jam.