Kekekalan maknanya tetap sama. Maka hukum kekekalan energi sebagai hukum yang mengatakan jika energi itu abadi dan tidak bisa berbeda (besarnya) sejauh waktu, mempunyai nilai yang serupa baik saat sebelum suatu hal terjadi atau selanjutnya. Energi bisa diganti memiliki bentuk, tetapi besarnya akan sama.

Energi di sini adalah keseluruhan energi dari satu mekanisme. Keseluruhan energi dari satu mekanisme bisa berbentuk energi kinetik, energi prospektif, energi panas, dan lain-lain. Beberapa bentuk energi itu bisa berupah jadi wujud energi yang lain hingga keseluruhan energi dalam satu mekanisme akan sama. yuik check bersama kami jadijuara.com agar bisa menjadi juara! dan mengharumkan nama bangsa Indonesia.

Energi Mekanik

Energi mekanik sebagai jumlah dari energi kinetik dan energi prospektif.

Em = Ek + Ep

Karena hukum kekekalan energi mengendalikan jika tiap keseluruhan energi pada mekanisme (yaitu energi mekanik) selalu harus sama, karena itu energi mekanik sebelum serta selanjutnya mempunyai besar yang serupa.

Em1sebelum = Em2 sesudah
Em1 = Em2
Karena itu kesamaan di atas bisa diuraikan sebagai:

energi mekanik

Karena kekekalan energi sebuah hukum, karena itu bagaimana juga triknya kesamaan di samping kiri selalu harus sama dengan kesamaan di samping kanan. Dengan berikut, beberapa insinyur bisa membuat dan meramalkan beberapa mesin daya seperti turbin air dan generator yang sanggup mengganti energi prospektif air jadi energi kinetik selanjutnya menggantinya jadi energi listrik, mesin mobil yang sanggup mengganti energi kimia jadi energi kinetik.

Contoh Implementasi Hukum Kekekalan Energi

Pembangkit Listrik tenaga Hidro

Pada bendungan (dam) pembangkit listrik tenaga hidro, air dibendung sampai capai ketinggian (h) yang tinggi hingga air di waduk mempunyai energi prospektif yang tinggi. Air masuk dari pintu air melalui lajur air sampai ke turbin dan memutar turbin. Energi prospektif air selanjutnya beralih menjadi energi kinetik pada turbin hingga turbin berputar-putar. Karena turbin berputar-putar, karena itu generator juga turut berputar-putar. Energi kinetik pada turbin selanjutnya beralih menjadi energi listrik pada generator. Listrik dari generator selanjutnya disalurkan lewat kabel tegangan tinggi jarak jauh. Energi listrik berikut yang kita cicipi setiap hari.

Mobil atau Kendaraan Bermotor

Pada mobil atau kendaraan motor, konsepnya selalu sama. Energi kimia yang ada pada bahan bakar diganti jadi energi kinetik pada mesin mobil. Energi kinetik tersebut yang gerakkan mobil. Besarnya energi kinetik yang gerakkan mobil lebih kecil dari besarnya energi kimia pada bahan bakar. Ini dikarenakan oleh tidak semua energi kimia beralih menjadi energi kinetik. Sejumlah besar energi yang tetap sama jadi energi kinetik itu, namun beralih menjadi energi berbentuk lain seperti panas, getaran, dan sebagainya.

Disamping itu, beberapa energi kinetik yang tercipta raib karena gesekan pada piston mesin atau raib karena kendala lain. Hingga, cuma beberapa kecil dari keseluruhan energi awalnya pada mobil yang dipakai murni untuk gerakkan mobil (cuman seputar 15%). Energi-energi yang tidak termanfaatkan itu disebutkan kerugian-kerugian. Kerugian-kerugian itu tidak hilangkan energi, namun mengganti energi jadi wujud yang tidak bisa digunakan, dan ini tidak bisa terelakkan.

Teko Pemanas Air

Di saat kita memakai teko pemanas air, kita sesungguhnya menyaksikan konsep kekekalan energi. Teko pemanas air mengganti energi listrik dari kabel jadi energi panas pada element pemanas. Komponen pemanas berikut yang selanjutnya memanasi air hingga energi panas beralih ke air pada teko. Ada juga beberapa kerugian-kerugian energi yang raib berbentuk panas ke lingkungan, suara, dan sebagainya.

Contoh Masalah Hukum Kekekalan Energi

Astronot Alan Shepard saat ada dalam bulan memukul bola golf secara vertikal ke atas dari permukaan bulan yang mempunyai pemercepatan gravitasi sejumlah 1,6 m/s2. Bola itu dijumpai meluncur dengan kecepatan 28 m/s. Berapa tinggi bola golf bisa naik?

Ulasan:

Dijumpai jika:

mekanik

Di saat awalnya, bola masih ada di atas karena itu ketinggiannya 0, kecepatan awalannya juga sama dengan 0. Hingga kesamaannya jadi:

Tanda minus memperlihatkan arahnya. Pada kasus ini, tanda minus memperlihatkan arah ke atas.