Di zaman kekinian seperti saat ini, makin beberapa media online seperti omcyber mengulas mengenai ramainya kasus penipuan online yang berkedok phising. Dengan adanya banyak informasi ini, beberapa pemakai internet dan media sosial benar-benar cemas akan account dan datanya yang dapat disalahgunakan oleh faksi tidak bertanggungjawab. Ini mempunyai satu panggilan atau istilah yang lain kemungkinan tidak begitu asing di telinga kita, yakni situs phising.

Karena ramainya phising di jaman saat ini khususnya saat wabah Corona ini, karena itu kita akan memberi pengetahuan dan panduan pintar untuk kalian agar terbebas dari phising. Yok, pertama kali kita mengenali dahulu apakah itu phising!

Apa sich Phising itu?

Phising sendiri dapat disebutkan sebagai sistem perampokan info penting dengan menggantikan account korban untuk maksud dan tujuan tertentu. Ini telah tak lagi aneh di kelompok pemakai internet, beberapa aktor dapat cari sela dan memperoleh pindah tersambung dengan account sang korban. Nah, istilah ini sendiri berawal dari kata “fishing” = “memancing” dengan bahasa inggris, seperti seakan-akan korban terpancing untuk terjebak dalam perangkap aktor.

Beberapa jenis Phishing

Spear phishing

Nah, phising tipe ini benar-benar memberikan keyakinan beberapa korban supaya yakin dan umumnya penebaran e-mail ini ditarget ke satu pribadi, organisasi atau usaha tertentu. Langkah yang dilaksanakan aktor dengan mengirim ini ke e-mail seorang, di mana penebarannya umumnya dengan memberi info atau link dari satu organisasi paling dipercaya yang arahkan korban ke halaman palsu untuk menjerat sang korban ini. Penipu umumnya memberikan info individual sekitar korbannya, seperti nama, kedudukan, nomor telephone dan kartu cicilannya. Ini membuat sang korban langsung yakin dan akan memberi info peka ke sang aktor.

Meskipun banyak arah dari spear phishing ini untuk mengambil info penting, aktor kemungkinan punya niat untuk menempatkan malware di computer pemakai yang dia bidik. Tingkat kesuksesan mengambil data pada tipe ini condong semakin tinggi karena sang aktor mempunyai sasaran yang lebih detil.

Deceptive Phishing

Deceptive phishing ini adalah tipe kejahatan penipuan yang umum. Penipuan ini dilaksanakan oleh sebuah organisasi yang kita mengenal untuk mengonfirmasi suatu hal, umumnya seperti link untuk mengonfirmasi info account, masukkan e-mail dan password, dan untuk membayar.

Nah, sesudah beberapa info ini sudah didapat, peretas ini segera dapat dengan gampangnya terhubung account kita dan mengambil bermacam jenis info account kita untuk memperoleh keuntungan.

Beberapa aktor sangat ahli, mereka bahkan juga bisa merekayasa beberapa halaman sebuah web palsu supaya serupa seperti halaman asli yang akan memberikan keyakinan beberapa pemakai jika situs itu betul ada dan bukan penipuan. Mereka akan menyontek simbol tanda-tangan yang serupa membuat e-mail yang dikirimkan terlihat syah.

Kasus ini seringkali dilaksanakan, mereka bisa mengambil info dan terhubung account anda dengan gampang, dimulai dari media sosial bahkan account bank punya kamu!

Smishing

Smishing adalah tipe phishing di mana ini mengikutsertakan pesan text. Kerap kali, wujud phishing ini mengikutsertakan pesan text dalam SMS atau nomor telephone. Susah dipercayai, tetapi beberapa orang yang rupanya lebih memercayai pesan text dibanding e-mail. Beberapa orang yang telah sadar resiko dalam mengeklik sebuah link dalam e-mail, tetapi beda hal dengan pesan text.

Banyak langkah yang dilaksanakan oleh sang aktor, umumnya mereka mentrik beberapa korban dengan mengirim SMS ke nomor arah atau bahkan juga menghubungi nomor itu. Contoh yang tersering ialah memperoleh SMS mengatasnamakan perusahaan dan organisasi besar jika kita menang undian dan hadiah.

Saat Work At Home Phising makin ramai

Di tengah-tengah wabah corona ini, penipuan phishing tentu saja makin cepat tersebar dan terjadi secara cepat.E-mail phishing jadi trend kejahatan siber sepanjang wabah corona ini. Pesan phishing di jaman saat ini banyak dikirim lewat program Whatsapp, tersebarnya pesan berantai yang mengatakan jika pemerintahan memberi paket internet gratis selama saat wabah virus Corona. Pesan ini sendiri tersebar di sosial media yang lain, salah satunya ialah Twitter. Dalam pesan ini, tercantum link ke satu situs tertentu untuk mengakuinya.

Tentu saja, ini sangat beresiko, di mana data anda saat sudah mengeklik link dan link yang diberi, data kamu akan masuk di sang pembikin situs phishing ini. Selanjutnya mereka akan manfaatkan data kamu untuk maksud tertentu, apa lagi bila account media sosial kamu berkaitan, karena itu account kamu dapat dibajak oleh sang aktor dan digunakankan untuk kejahatan.

Salah satunya contoh yang masih belum lama terjadi ketika pandemi corona ini ialah ada hoaks berkenaan pemerintahan bekerja bersama dengan semua provider di Indonesia dan akan memberi paket sejumlah 10GB sebagai salah satunya stimulan di Indonesia dan mengikutkan link yang akan membuat beberapa korban untuk ke arah halaman situs sang penipu itu.

Contoh yang lain yang terjadi saat pandemi corona ini ialah ada hoaks berkenaan Kominfo berikan kontribusi Rp. 2,5 Juta saat wabah virus corona. Kominfo sendiri telah mulai bicara dan menjelaskan jika hal itu adalah hoax dan penipuan. Kominfo sendiri minta beberapa korban untuk memberikan laporan nomor yang mengirim informasi palsu itu supaya tidak lagi ada korban yang lain dengan mengatasnamakan Kominfo.

Kominfo sendiri telah memberikan laporan kejahatan ini lewat surat elektronik ke Direktur Jenderal Program Informatika Kementerian Komunikasi dan Informatika RI untuk memblok situs penipuan dan mengatakan jika situs ini penipuan dan akan menyimpang banyak faksi dan benar-benar bikin rugi banyak faksi.

Google telah aware dengan permasalahan phishing yang terjadi ini, hingga Google memiliki bermacam panduan untuk hadapi resiko keamanan online ini. Google sendiri mengaplikasikan sebuah mekanisme keamanan yang paling hebat di beberapa produk Google yang dapat mengenali dan hentikan teror.

Google sendiri mengakui jika mereka mempunyai mode machine learning yang sanggup mengetahui dan memblok lebih dari 99,9% spam, phishing dan malware. Mereka juga mempunyai susunan keamanan lain, di mana bila kamu mengeklik situs yang meresahkan, karena itu kamu akan diberi sebuah peringatan saat sebelum kamu mengeklik dan ke arah situs itu.

Tetapi, tentu saja ini benar-benar masih kurang, karena dalam jaga keamanan online dan account media sosial harus dilaksanakan oleh pemakai tersebut.Oleh karena itu, supaya kita terbebas dari penipuan online ini, kita akan memberi bermacam panduan untuk ketahui, mengetahui dan menghindar Phishing khususnya pada jaman wabah corona semacam ini.

Panduan untuk menghindar Phishing

  1. Janganlah lekas click web sembarang
    Umumnya penipuan di wabah corona ini berupa e-mail phishing. Karena itu, dianjurkan supaya tidak melakukan tindakan ceroboh dan tergesa-gesa mengeklik saat kita terima e-mail yang berisi info tentang virus itu. Usaha yang dapat dilaksanakan misalnya untuk mengecek kembali e-mail itu saat sebelum kamu mendesak link yang akan membawamu ke situs itu. Berlakulah selalu siaga jika ada e-mail yang minta info individu dan peka punya kita, seperti alamat rumah dan info rekening bank.
  2. Yakinkan orisinalitas situs itu
    Disamping itu, janganlah lupa kamu untuk yakinkan di situs yang kamu membuka ada info SSL Certificate dan simbol kunci pada bagian atas di dekat URL web itu. Yakinkan link dan domain situs yang kamu datangi, meskipun memang umumnya nampak serupa tetapi tetap kita harus menyaksikan dengan cermat orisinalitas web yang kita datangi.
  3. Berlakulah berhati-hati dengan pop-up ads yang tampil saat kamu terhubung satu situs.
    Apa lagi, jika pop-up ads itu sampai minta dialek login kamu dan minta info individu berbentuk apa saja yang bisa di salah pakai oleh aktor.
  4. Instal perpanjangan mekanisme keamanan
    Disamping itu, langkah yang dapat kamu kerjakan untuk menahan phishing yakni coba untuk instal perpanjangan mekanisme keamanan di browser yang kamu punyai. Kamu dapat memasang extension keamanan ini dan akan menolong untuk amankan aktivitas online kamu di internet dari phishing dan scam.
  5. Menggunakan account e-mail perusahaan untuk pekerjaan
    Salah satunya untuk menghindar phishing ialah untuk selalu menggunakan account e-mail perusahaan untuk semuanya hal yang terkait dengan pekerjaan. Di account perusahaan, umumnya akunnya memiliki satu feature keamanan ketat supaya info dan pekerjaan perusahaan masih aman, dan semestinya sebagai kamu sebagai pemakai mengontak staf IT di perusahaan tempat kamu bekerja dan pastikan security systemnya telah diaktifkan.
  6. Janganlah lupa adukan
    Bila kita telah mengenal jika situs ini kira-kira ialah penipuan, janganlah lupa untuk mengidentifikasi dan memberikan laporan dengan mendesak click report di pilihan menu service di e-mail yang kamu pakai supaya tidak lagi ada korban yang lain akan dicari oleh sang aktor penipuan ini.
  7. Memakai sandi yang lain
    Cara yang penting dan penting buat kamu yang ingin menghindar phishing, tetapi mempunyai banyak account media sosial ialah jauhi memakai sandi yang serupa. Jumlahnya program dan account yang kamu punyai, pasti memakai sandi yang serupa akan gampang dan ringkas, tetapi ini terang jadi satu hal beresiko sebagai teror kita untuk keamanan online.

Lebih bagus menggunakan sandi manajer jika kesulitan dalam ingat sandi account yang lain beda dibanding menggunakan password yang serupa untuk semuanya account, karena jika salah satunya account kita kebobolan, karena itu ditegaskan tinggi resikonya untuk account kita lainnya dengan password yang serupa untuk turut kecolongan juga.

Di tengah-tengah pandemi corona ini, banyak penipuan yang dilaksanakan oleh faksi tidak bertanggungjawab, jadi kira-kira kita harus berlaku berhati-hati saat berseluncur di internet supaya terbebas dari penipuan itu.