Cerpen merupakan salah satu jenis karya sastra yang berisi tentang suatu kisah atau cerita dan terdiri dari satu konflik yang singkat. Cerpen pengalaman merupakan suatu cerita pendek yang terinspirasi dari pengalaman hidup seseorang, baik diri sendiri maupun orang lain. Menulis cerpen pengalaman berarti harus belajar membuat cerpen itu sendiri. Sebelum menulis cerpen, sebaiknya mengetahui terlebih dahulu unsur-unsur cerpen.

Jenis dan Unsur-Unsur Dalam Cerpen

Unsur Cerpen ada dua yaitu Unsur Intrinsik dan Unsur Ektrinsik. Unsur Intriksik cerpen merupakan unsur yang berasal dari dalam cerpen untuk membangun cerpen itu sendiri. Sedangkan Unsur Ekstrinsik adalah unsur cerpen yang berasaal dari keadaan subjektivitas individu pengarang, unsur ini sangat dipengaruhi oleh kondisi psikologis pembaca, pengarang, maupun prinsip psikologis yang digunakan dalam karya.

Berikut Unsur Intrinsik cerpen:

  1. Tokoh dan karakter tokoh
  2. Latar (setting) berupa latar waktu, latar tempat, dan latar suasana
  3. Alur atau plot
  4. Sudut pandang
  5. Gaya Bahasa
  6. Tema
  7. Amanat

Unsur Ekstrinsik Cerpen meliputi:

  1. Nilai moral
  2. Nilai sosial budaya
  3. Nilai agama

 

Menulis Cerpen Pengalaman

Meskipun cerpen tersebut termasuk cerpen pengelaman, namun cerpen harus mengandung ketujuh unsur intrinsik dan beberapa unsur ekstrinsik. Menulis cerpen pengalaman berbeda dengan menulis buku harian. Apabila pada buku harian digunakan untuk mencurahkan suasana hati, dalam cerpen pengalaman, suasana hati karena suatu kejadian harus ditulis kembali membentuk suatu cerita. Di dalam cerita tersebut, tetap ada tokoh, latar, konflik, dan unsur cerpen lainnya. Cerpen pengalaman tidak harus melulu sesuai fakta dengan kejadian yang pernah kamu alami. Cerpen merupakan karya fiktif sehingga kita bisa menambahkan beberapa imajinasi lagi yang tak terbatas. Cerpen pengalaman dapat berasal dari pengalaman pribadi maupun pengalaman orang lain. Apabila ingin menulis pengalaman pribadi, pilah-pilah terlebih dahulu pengalaman yang terlihat menarik, lalu bisa ditambahkan 20%-30% imajinasi kita. Apabila ingin menulis pengalaman orang lain, tentunya kita sudah mendengarkan cerita orang lain yang menarik dan menginspirasi kita untuk membuat cerpen. Kita juga bisa menambahkan sedikit imajinasi dalam cerpen yang kita buat.