Sebagai bagian dari sejarah berdirinya Apple, logo dan namanya dari perusahaan teknologi ini memiliki sejarahnya sendiri, Ada beberapa teori mengenai alasan perusahaan Apple menggunakan namanya dengan logo yang ikonik.

Pada awalnya, nama Apple terinspirasi dari kisah Newton dengan sebuah apel yang jatuh diatas kepalanya. Maka dari itu, logo awal perusahaan Apple adalah gambar Newton duduk dibawah pohon.

Namun, pada tahun 1977, Jobs merasa logo tersebut sulit untuk diingat karena terlalu detail. Maka, logo Apple didesain ulang pada tahun itu menjadi sebuah apel yang tergigit dan diisi dengan warna pelangi yang tidak berurutan.

Warna pelangi yang tidak beraturan juga menunjukan filosofi perusahaan Apple yaitu “Keluar dari aturan baku” yang memiliki arti kebebasan dan keberanian perusahaan Apple untuk terus berinovasi dan merevolusi teknologi.

Tetapi pada akhirnya, Steve Jobs memutuskan untuk mengganti logo Apple tersebut dengan warna berbeda, dimana logo Apple Monokromatik yang digunakan hingga sekarang lebih minimalis dan sederhana.

Perkembangan Perusahaan Apple 1978 – 1983

Setelah peredaran Apple II, Perusahaan Apple memiliki kantor sendiri dan pegawai pada tahun 1978. Pada tahun 1979, para insiyur Apple diperbolehkan untuk mengunjungi perusahaan Xerox PARC dan memperlajari ilmu teknologi dan komputer di kampus PARC. Xerox PARC merupakan perusahaan yang terkenal secara mendunia untuk prestasi teknologinya. Maka dari itu, Steve Jobs memutuskan untuk berkunjung ke perusahaan tersebut untuk menuntut ilmu.

Pada tahun 1980, Apple III telah dikeluarkan dan dimasukkan ke pasar sebagai komputer yang berfokus untuk bisnis. Komputer ini dikeluarkan sebagai upaya persaingan dengan IBM dan Microsoft yang saat itu juga sedang naik daun.

Pada tahun yang sama, Macintosh pun dipublikasikan oleh Apple dan pada saat yang bersamaan,steve  Jobs mengangkat John Sculley sebagai CEO Apple. Steve Jobs berhasil meyakinkan John Sculley, CEO termuda Pepsi pada saat itu, dengan kalimat legendarisnya. “Apakah anda ingin menjual air bergula sepanjang hidupmu? Atau anda ingin ikut dengan saya dan mengubah dunia?”

Perkembangan Perusahaan Apple 1983 – 1997

Macintosh mengalami penjualan yang cukup tinggi, tetapi tetap belum bisa mengalahkan penjualan IBM. Saat inilah dimana steve Jobs dan Sculley bercekcok.

Steve Jobs ingin mengerjakan projek sesuai dengan caranya sendiri sedangkan Sculley ingin pengawasan ketat dalam pengeluaran produk baru setelah mengalami bencana penjualan dengan Lisa.

Karena tidak searah,Steve Jobs keluar dari perusahaanya sendiri pada tahun 1985 dan Wozniak juga keluar pada tahun yang sama. Steve Jobs keluar dari Apple dan membangun perusahaan software sendiri bernama NeXT.

Perkembangan Perusahaan Apple 1997 – Sekarang

Disinilah bagian akhir dari sejarah beridirinya Apple, dimana setelah Steve Jobs diangkat menjadi CEO, Apple mengalami titik balik yang drastis hingga berjaya lagi.

Steve Jobs membentuk aliansi dan bekerja sama dengan Microsoft untuk menciptakan softwarenya sendiri yaitu Mac.

Selain itu,steve Jobs juga mulai memperkenalkan iBook sebagai laptop personal, iPod sebagai alat untuk mendengar musik, dan mencipatkan software iTunes sebagai produk berbasis musik.

Sumber : Beritruts.com