Panduan Aman Berkendaraan Saat Hujan untuk Beberapa Sopir Truk

Panduan berkendaraan saat hujan ialah satu poin penting untuk didalami. Ingat saat berkendaraan akan ada beberapa peluang-kemungkinan di jalan yang kita temui dan tidak dapat dijauhi, satu diantaranya yakni hal cuaca. Cuaca jelek atau hujan dapat mengakibatkan bahaya, baik untuk sopir atau kendaraan yang lain.

Karena itu, sangat penting untuk tahu langkah berkendaraan yang aman dan sesuaikan dengan keadaan hujan, terutamanya untuk beberapa sopir angkutan besar seperti truk. Memakai kendaraan kecil saja dibutuhkan kecermatan dan kehati-hatian, apa lagi untuk beberapa sopir truk.

ekspedisi makassar ke papua

Panduan Berkendaraan Saat Hujan Untuk Sopir Truk

1. Check keadaan kendaraan, yakinkan siap untuk hadapi keadaan hujan

Hal pertama kali yang harus jadi perhatian ialah keadaan kendaraan tersebut. Lihatlah keadaan dari beberapa hal berikut ini:

  • Check ban

Ban ialah faktor yang paling bersinggungan langsung dengan keadaan jalanan khususnya saat hujan. Karena itu, yakinkan jika keadaannya sedang pada kondisi sempurna. Pertama, kamu dapat memeriksa penekanan angin pada ban. Janganlah sampai, karena ketidak telitian, rupanya ban harus kempes saat perjalanan jauh dan di tengah-tengah keadaan hujan. Periksalah minimum sekali dalam satu bulan, dan saat ingin berkendara saat hujan, check kembali.

Disamping itu, kamu dapat memeriksa apa keadaan ban masih bagus atau mungkin tidak. Bila memang rupanya telah kelihatan tipis, sebaiknya untuk menukarnya lebih dulu dibanding terjadi beberapa hal yang tidak diharapkan yang akan datang.

  • Check keadaan lampu

Seterusnya, ada lampu yang berperanan cukup penting. Mulai memeriksa dari lampu khusus yakni lampu depan lebih dulu. Yakinkan jika ke-2 nya berpijar secara baik supaya bisa dipakai saat hujan.

Lalu, yakinkan lampu rem dan lampu belakang berpijar secara baik. Ini karena saat hujan, umumnya jalanan akan kelihatan kurang terang, hingga peranan ke-2 nya benar-benar diperlukan. Janganlah lupa untuk memeriksa lampu sen.

  • Check kontrol khusus

Kontrol khusus mesin terdiri dari setir, pedal gas, pedal rem dan kopling. Yakinkan semua dapat berperan secara baik seperti mestinya. Check dan cari info semua satu demi satu untuk keamanan dan menghindar beberapa hal yang tidak diharapkan. Ingat bila hujan, beberapa bagian itu perlu mendapatkan perhatian dan perawatan extra.

Janganlah lupa untuk mengencangkan busi dan kabel accu dan saringan udara untuk menghindar resiko bocor.

2. Singkirkan masalah yang dapat mengusik konsentrasi berkendaraan

Saat sebelum tinggal landas, sebaiknya untuk singkirkan segala hal yang dapat mengusik konsentrasi berkendaraan. Misalnya matikan handphone atau mengatur ke model “tidak boleh kacaukan”. Persiapkan mekanisme navigasi dan jauhi handphone dari capaian, hingga kamu tidak tertarik untuk mengeceknya.

Jauhi camilan dan minuman dalam capaian yang gampang dan bersiap-siaplah untuk memberi perhatian penuh ke jalan. Bila ingin dengarkan radio, hidupkan dengan volume yang rendah, supaya kamu dapat terus dengar apa yang terjadi disekitaran.

3. Selalu taruh peralatan genting

Kita tidak tahu seperti apakah keadaan di jalan dan peluang-kemungkinan apa yang bisa terjadi. Karena itu, pastikanlah kamu menyiapkan diri untuk beragam keadaan cuaca yang hendak ditemui saat sebelum mengawali perjalanan. , pastikanlah kamu mempunyai stok genting yang dibungkus bila setiap saat kemungkinan terpasah.

Baca : Ekspedisi Makassar ke Papua

4. Menjaga jarak aman

Keadaan hujan dapat mengakibatkan hydroplaning terjadi, yakni peristiwa beresiko di mana ban kendaraan melaju di atas susunan air dibanding sentuh jalan. Ini dapat menyebabkan ban kehilangan traksi. Di titik ini, tidak ada input yang bisa mengatur kendaraan, hingga bukan mustahil bila hydroplaning bisa mengakibatkan musibah.

Untuk menahan hydroplaning panduan berkendaraan saat hujan, sisakan ruangan extra di antara truk kamu dengan kendaraan lain supaya kendaraan di muka mempunyai waktu stop yang cukup. Memperlambat pergerakan truk, putar lampu depan dan lampu belakang untuk mengoptimalkan jarak pandang. Kamu harus juga mulai melamban lebih cepat saat sebelum persilangan dan saat membelok.

5. Berkendaraan secara perlahan-lahan dan turunkan kecepatan

Saat hujan, keadaan jalan akan licin dan mempunyai potensi untuk terpeleset lumayan besar. Apa lagi bila memakai armada besar seperti truk, tentu saja berkendaraan beberapa mil di atas batasan kecepatan dapat mengakibatkan kecelakaan. Kamu pasti memerlukan semakin banyak waktu untuk berakselerasi dan kurangi kecepatan.

Maka panduan berkendaraan saat hujan dan menjaga kendalian truk, kamu kemungkinan perlu kurangi kecepatan minimal 5 mph bila hadapi keadaan cuaca jelek atau kelokan di jalan. Berkendaralah di bawah batasan kecepatan yang ditetapkan dan yakinkan keselamatan diri mu dan sopir lain.

6. Tidak boleh pakai cruise kontrol atau rem mesin

Panduan berkendaraan saat hujan untuk sopir truk setelah itu tidak boleh memakai cruise kontrol. Berkendara dengan cruise kontrol sepanjang keadaan basah akan membuat kamu tidak dapat rasakan bila truk lakukan hydroplaning. Memakai rem mesin truk saat hujan bisa mengakibatkan lenyapnya traksi.

7. Masih tetap siaga setiap waktu

Keadaan jalanan saat hujan pasti memerlukan perhatian extra. Janganlah sampai kehilangan penglihatan ke jalan tidak perduli berapa jelek jarak pandang. Bila kamu tidak bisa menyaksikan jalan benar-benar karena kabut, lebih bagus stop truk dan nantikan sampai kabut lenyap. Bila kamu mengalihkan muka, malah dapat munculkan kekuatan bahaya seperti kemungkinan terpeleset, menubruk, membelok atau kebalik.

Tidak boleh raih benda di bangku penumpang, bangku belakang, papan dashboard saat kamu berkendara di tengah-tengah hujan. Tidak boleh bicara di telephone karenanya kurangi waktu reaksi kamu pada truk. Paling akhir, janganlah minum atau makan saat berkendara di tengah-tengah hujan karena kamu kemungkinan harus melepas tangan dari setir.

8. Keluar jalan bila keadaannya terlampau kronis

Pada kondisi tertentu, bila keadaan di jalan telah kelihatan tidak aman dan tidak ada sesuatu hal yang dapat membuat kamu masih tetap aman, berhenti sajalah pada tempat parkir dan tunggu hingga keadaannya lebih baik. Keamanan kamu tidak sesuai dengan resiko yang kemungkinan kamu temui.

Baca : Panduan Menjaga Ban Mobil Truk dan Perhatian Khusus Pada Musim Hujan

Factor-Faktor yang Berperan pada Kecelakaan Truk dalam Cuaca Jelek

Keadaan beresiko jalanan saat hujan pasti disebabkan oleh faktor-faktor yang lain, misalnya:

1. Visibility jelek

Setiap hujan, visibility jalan atau kondisi jalan dapat disaksikan dan dilihat menyusut untuk semuanya sopir, terhitung sopir kendaraan besar seperti truk. Makin deras hujan, karena itu makin jelek jarak pandang yang disebut pemicu umum kecelakaan.

Hujan dapat menyulitkan kamu sebagai sopir untuk menyaksikan adakah orang yang merintangi jalanmu saat coba beralih lajur, membelok, atau lakukan manuver lain.

Menghindar empat titik buta yang melingkari truk-truk besar penting dalam menahan kecelakaan rig besar tiap hari, khususnya saat hujan.

2. Angin ribut dan jalan licin

Saat hujan, sering dibarengi dengan angin ribut yang bisa membuat keadaan benar-benar beresiko untuk truk besar di jalan raya. Walau keadaan truk lebar dan tinggi, tetapi tidak tutup peluang bisa secara mudah tertiup angin di jalan yang licin.

Embusan angin yang lumayan kuat bisa geser truk di jalan raya dan keluar lajurnya atau bahkan juga mengakibatkan kecelakaan rig besar terguling yang serius.

3. Kecepatan jalan raya tidak stabil

Keadaan hujan, basah, dan berangin condong mengakibatkan sopir kendaraan yang lebih kecil serta lebih enteng perlambat pergerakan kendaraannya dan seringkali mengerem. Pengereman yang kerap atau mendadak pada keadaan ini ialah pemicu umum yang lain dari kecelakaan truk besar saat hujan.

Arus jalan raya dan kecepatan yang tidak stabil menjadi bahaya tambahan untuk semua kendaraan, dan tingkatkan peluang tubrukan.

Karena itu, dalam usaha menghindar tubrukan karena jalan raya yang tidak stabil, mayoritas sopir truk berat perlu mengubah ke lajur kiri di mana kamu bisa lakukan perjalanan dengan kecepatan yang stabil. Sopir yang menyaksikan truk mengarah ke kiri selalu harus mengalah kepadanya dan menjauhi dari lajur kiri untuk menghindar bahaya perjalanan antara truk.

Panduan Yang lain: Langkah Menjaga Supaya Kendaraan Truk dan Mesinnya Masih tetap Tahan lama? Ini Triknya!

Beberapa panduan berkendaraan saat hujan barusan dapat kamu aplikasikan, selainnya untuk keringanan sendiri, panduan itu bisa juga menolong kamu untuk menghindar ada bahaya dan kecelakaan di jalan raya. Ditambahkan lagi bila perjalananmu itu sedang bawa muatan dari shipper atau customermu. Lebih bagus prioritaskan kebaikan beragam faksi. Janganlah sampai niat untuk bawa muatan tiba di tujuan dengan selamat justru usai dengan beberapa hal yang tidak diharapkan.

Memang ada yang ingin mengirimi muatan saat hujan? Pasti ada! Dengan tergabung di Ekspedisi Technologies, kamu bukan hanya mendapati muatan sekali jalan, tapi juga muatan teratur, hingga sehari-harinya bakal ada muatan yang menanti untuk diantarkan, demikian juga saat hujan. Tentu saja dengan standard pengangkutan yang aman dan berkualitas. Dapatkan muatanmu di program Ekspedisi Supplier. https://www.makharyacargo.co.id/ekspedisi-makassar-cargo-terdekat-2022/